Terang itu bercahaya ditengah kegelapan

Tuhan bukan meluputkan kita dari penderitaan karena Tuhan justru mau memberikan kekuatan kepada kita ketika kita sedang lemah ditengah-tengah penderitaan, sebagai wujud anugerah yang terbesar yang seharusnya bisa kita pahami dan terima sebagai bagian yang paling penting ketika kita membahas kebenaran dan hakikatnya kehidupan.

Setiap individu manusia punya kekurangan dan kelebihan, dan keduanya bersifat sementara seperti musim yang selalu datang silih berganti. Dibutuhkan extra kewaspadaan dan ketelitian ketika menikmati tantangan hidup, kalau tidak mau menjadi salah paham terhadap misteri kehidupan yang sedemikian besar dan agung yang telah dirancang oleh Tuhan untuk mendatangkan kebaikan dan kebenaran, terutama bagi mereka yang benar-benar mengasihi-Nya. Semua orang pasti selalu mengharapkan yang baik bisa selalu terwujud dalam hidupnya, walaupun pada kenyataannya tidak ada manusia yang dapat menghindarkan dirinya dari apa yang dianggapnya buruk.

Kesadaran bahwa Tuhan itu tidak pernah merancangkan kejahatan yang berdampak buruk kepada ciptaanNya sendiri akan selalu mengiringi keyakinan semua manusia yang percaya bahwa Tuhan itu ada.
.
Adanya kejahatan dan semua bentuk musibah yang telah menimpa manusia, adalah sebuah ketentuan yang sering sulit untuk dipahami, justru memperjelas keberadaan suatu hakikat bahwa  Tuhan telah memperlakukan umat ciptaanNya sedemikian mulianya, jauh melampaui semua yang bisa manusia pahami tentang maksud baik dari Sang Pencipta untuk Manusia ciptaanNya.

Selama kita mau memahami dengan kepala dingin bahwa keyakinan tentang Manusia mahluk mulia, adalah bukan dalam genggaman kekuasaan kita (manusia), melainkan buah dan wujud kemurahan hatiNya kepada siapa Dia mau bermurah hati untuk bisa memahaminya (melalui pengalaman hidup). Niscaya semua yang baik yang kita harapkan, jika kemudian bisa kita sadari menjadi sedemikian terasa mahal, itupun bentuk kemurahan hati Tuhan. Kecuali bila kita sebagai manusia telah memutuskan untuk memusuhi dan merendahkan yang belum kita pahami (alami), hanya oleh karena kita sudah merasakan semua yang kita anggap baik yang datangnya dari Tuhan. “Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu”, demikian dikatakan oleh rasul Paulus, seperti juga yang dia katakan didalam ayat berikut ini,

Filipi 1:29 berkata:”Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia”

Bahwa penderitaan yang dimaksudkan oleh Rasul Paulus, adalah sebuah Karunia dan tanggung jawab yang datang dari Allah supaya kita terluput dari kegelapan yang sesungguhnya yang bersifat kekal, bukan sebuah rancangan kejahatan, melainkan sebuah ungkapan kesadaran terhadap sesuatu yang tidak pernah kita sadari, bahwasanya Dia mau mempermuliakan hamba-hamba-Nya, anak-anak-Nya, ketika atas izin Tuhan Iblis yang adalah kegelapan itu sendiri, berusaha untuk menghancurkan pengharapan kita kepada Allah yang adalah sumber satu-satunya dari segala yang pantas disebut kehidupan.

Yesus pernah mengatakan:”Aku-lah Terang Dunia”, Dia juga yang pernah berfirman:”Kamu adalah terang dunia”, asalkan kita tetap percaya dan tetap hidup didalam Dia sampai pada akhir dari semua yang yang sekarang masih bisa kita sebut sebagai kegelapan.

“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib” – 1 Petrus 2:9.

About Suara Epiphania

Geraja Kristen Maranatha Indonesia - Epiphania

Posted on 4 Juni 2011, in Tak Berkategori. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Terang Tuhan selalu memberi kekuatan kepada orang2 yang mau datang mendekat kepadaNya – Amin Gbu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: